Empat Kebijakan Untuk Guru di Daerah Terdampak Bencana Asap

Diposting pada

Salam Satu data – Bencana asap yang melanda sebagian provinsi di Indonesia membuat perekonomian daerah tersebut menurun hingga sulitnya mendapat udara segar. Dampak asap yang kian menjadi juga terjadi di Sektor Pendidikan, salah satunya beberapa sekolah terpaksa harus diliburkan karena tingkat ISPU yang sudah di atas ambang batas. Melalui postingan ini admin ingin memberikan informasi tentang Kebijakan Pemerintah terkait dampak bencana Asap bagi guru.

Dalam Rakor Penanggulangan Dampak Bencana Asap dihadiri perwakilan dinas pendidikan dari sembilan provinsi yang terdampak bencana asap, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud membuat empat kebijakan yang akan diterapkan terhadap guru di daerah terdampak bencana asap.

  • Kebijakan pertama adalah tetap dibayarkannya tunjangan profesi guru tanpa terkena aturan kewajiban mengajar 24 jam.
  • Kebijakan kedua adalah pengunduran jadwal uji kompetensi guru sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.
  • Kebijakan ketiga adalah memberikan bantuan sosial dalam bentuk block grant untuk Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).
  • Kebijakan keempat adalah memberikan tenaga pendidik tambahan apabila ada permintaan dari daerah terdampak bencana asap.

Keempat kebijakan untuk guru di atas admin langsir dari situs resmi Kemdiknas.go.id, semoga bencana kabut asap yang melanda sebagain provinsi di Indonesia segera berakhir dan aktivitas pendidikan bisa berjalan normal seperti sediakala. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk semua. salam satu data