Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional) 2016

By On Kamis, Oktober 6th, 2016 Categories : Informasi Sejarah

Kesehatan merupakan salah hal yang menjadi keinginan setiap orang, mereka tidak ingin merasakan sakit karena akan mengganggu aktivitas yang biasa di lakukan. Pada dasarnya kesehatan dibagi menjadi dua hal yaitu kesehatan jasmani dan kesehatan rohani. Kesehatan Jasmani berhubungan dengan fisik manusia namun berbeda dengan kesehatan  rohani yang berhubungan dengan kesehatan jiwa seseorang. Orang yang terkena penyakit gangguan jiwa identik dengan sakit gila.

Badan Kesehatan dunia telah menetapkan sebuah peringatan penting terhadap Kesehatan jiwa, pada tanggal 10 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional). Pada tahun 2016 peringatan hari Kesehatan Jiwa sedunia jatuh pada hari senin, 10 oktober 2016. Melalui peringatan hari Kesehatan Jiwa Internasional ini di harapkan bisa memberikan kesadaran kepada setiap orang agar bisa menjaga kesehatan jiwa.

hari-kesehatan-jiwa-sedunia-tahun-2016

Banyak sekali penyebab yang bisa membuat kesehatan jiwa seseorang di antaranya :

1.Adanya kelainan fisik pada anak, seperti autisme, gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif, keterbelakangan mental, dan epilepsi. Umumny berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
2.Pola asuh yang salah terhadap anak.
3.Pada gangguan jiwa ringan, faktornya bisa diakibatkan masalah pribadi seperti sedih karena ditinggalkan orang yang dicintai, stres akibat berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari -hari seperti macet, beban pekerjaan yang menumpuk, tekanan hidup yang tinggi yang banyak melanda masyarakat perkotaan dan sebagainya.
4.Perubahan lingkungan yang cepat sehingga sulit beradabtasi dengan kondisi tersebut.
5.Kurang peduli dengan masalah kesehatan jiwa. Cara menanggulangi penyakit gangguan jiwa

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menanggulangi penyakit gangguan Jiwa :

1.Jangan dikucilkan karena justru bisa membuat penyakit mereka bertambah parah.
2.Penderita harus diberi motivasi, dirangkul dan jangan dikasih beban mental yang terlalu berat.
3.Sebaiknya masyarakat meriksakan kesehatan jiwanya minimal sekali dalam satu tahun sebagai langkah preventif atau pencegahan awal.
4.Bagi penderita gangguan jiwa akut yang sudah membaik dan boleh di rawat di rumah, sebaiknya tetap butuh pendampingan yang terus menerus sampai pasien benar-benar kuat. Dukungan dari keluarga dan masyarakat (lingkungan sekitar) sangat dibutuhkan agar pasien bisa menjalani proses penyembuhannya secara total.
5.Bagi pasien-pasien yang sudah dipulangkan ke rumah sebaiknya tetap dilanjutkan dengan perawatan lanjutan di Puskesmas.

Semoga informasi tentang Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2016 di atas bermanfaat untuk semua. Salam Satu data

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional) 2016 | salampendidikan | 4.5